Movie

Spiderman: Far From Home – Antara Cinta, Menyelamatkan Dunia, dan Hoaks yang Merajalela

Indoreviewer.id – Kata siapa jadi pahlawan super itu enak? Udah berisiko dibikin menghilang sama alien, tak bisa bebas nikmatin masa remaja, kecapekan, babak belur, hingga susah mau pedekate sama orang yang ditaksir di sekolah.

Inilah yang dirasakan oleh Peter Parker alias Spiderman (Tom Holland). Dalam “Spiderman: Far From Home”, Peter harus menghadapi dua pilihan bertolak belakang yang sulit bagi remaja berusia 16 tahun di SMA dari Queens, New York. Mau ikut karyawisata dengan tenang bersama teman-teman sekelas atau membasmi kejahatan?

Plot dan Pemain dalam Film Spiderman Far from Home

review film spiderman far from home
Review film Spiderman Far from Home – mau bilang cinta tapi harus basmi kejahatan juga… galau maksimal ala Peter

Sejak film “Spiderman: Homecoming”, Peter digambarkan sudah tergila-gila dengan Mary-Jane “MJ” Watson (Zendaya), gadis cantik berambut ikal gelap di angkatannya yang suka jurnalisme, namun agak sinis. Ini berbeda dengan MJ versi sebelumnya yang berkulit putih, berambut merah, dan lebih tertarik menjadi model dan aktris.

Peter bahkan berusaha cuek meskipun Happy Hogan (Jon Favreau), salah satu asisten mendiang Tony Stark alias Iron-Man (Robert Downey Jr. yang diceritakan wafat di film “Avengers: Endgame”), menyuruhnya untuk menjawab telepon dari Nick Fury (Samuel L. Jackson), bos agen S.H.I.E.L.D. Peter juga enggan membawa kostumnya saat karyawisata, meskipun Bibi May (Marisa Tomei) akhirnya menyelipkan juga kostum merah-biru andalannya di dalam koper.

Karyawisata yang Kacau-Balau

Seperti yang sudah bisa ditebak (terutama bagi yang udah sempet nonton trailer-nya), karyawisata Peter dan teman-teman ke Eropa jadi kacau-balau. Mulai dari kehadiran monster bernama Elemental di Italia, itinerary yang ‘dipindah-pindah’ Nick Fury sesuka hati (gara-gara Peter sempat menolak menjalankan misi), sampai MJ yang mulai curiga dengan Peter yang selalu hobi ‘menghilang’ mendadak dari rombongan.

Selain itu, masih ada kehadiran pahlawan super lain yang akhirnya mau dipanggil Mysterio. Quentin Beck (Jake Gyllenhaal) yang bekerjasama dengan Fury terkesan dengan Peter yang masih muda, polos, dan cenderung agak culun.

Peter juga tergagap-gagap saat menerima ‘warisan’ dari mendiang Tony Stark. Seperti layaknya remaja labil dan emosional, Peter sempat mencoba menyalahgunakan warisan tersebut untuk mengerjai Brad, rivalnya di sekolah yang secara terang-terangan juga lagi pedekate pada MJ.

Review Film Spiderman Far from Home: Antara Kisah Cinta Remaja, Misi Menyelamatkan Dunia, Hingga Hoaks yang Merajalela

film spiderman far from home

“People need to believe. Nowadays, they’ll believe in anything.” (Orang-orang butuh percaya. Saat ini, mereka mau percaya apa saja.)

Ucapan Mysterio ada benarnya juga. Sesuai dengan yang terjadi di era digital ini, semua bisa direkayasa. Terkait usaha membasmi kejahatan, siapa yang benar dan salah, bisa saja tertukar lewat manipulasi teknologi dan siasat licik pelakunya.

Baca juga: Film Dancing in the Rain: Cinta yang Berbeda

Ini kontras dengan kisah cinta remaja yang juga tertuang dalam film ini. Peter punya rencana sederhana, ‘menembak’ MJ sekaligus menghadiahinya kalung dahlia hitam di puncak menara Eiffel di Perancis.

Misi menyelamatkan dunia saat ini juga mempercepat proses pendewasaan Peter. Apa boleh buat, dia memang bukan remaja biasa. Banyak pilihan sulit dan tuntutan berat yang harus dipenuhinya. Apalagi, Peter masih terbayang-bayang sosok Mr.Stark yang sangat dikaguminya – meskipun juga masih bercela.

Seperti biasa, Marvel selalu punya cara untuk bikin penonton setia penasaran dengan proyek mereka berikutnya. Bagi yang bukan fans sejati Marvel, mungkin bakalan agak pusing dan bingung bila menonton “Spiderman: Far From Home” – alias tidak urut dengan film-film keluaran Marvel sebelumnya.

Terima Kasih Kepada MNC Life

Saya beruntung mendapatkan kesempatan untuk nonton “Spiderman: Far From Home” pada hari Sabtu, 6 Juli 2019. Terima kasih kepada MNC Life!

Review Film Spiderman Far From Home
  • Plot
  • Akting
  • Inspirasi
4.3

Cinta, Menyelamatkan Dunia dan Hoaks

Menjadi remaja yang juga superhero, memang gak mudah. Seperti yang dialami oleh Peter di film Spiderman Far from Home yang terbaru ini. Ingin mengejar cinta, menyelamatkan dunia atau melawan hoaks yang merajarela. Seperti apa review lengkapnya?

Sending
User Review
0 (0 votes)

Leave a Reply